Comscore Tracker

Video Viral, Warga Jombang Gotong Keranda di Tengah Banjir

Jalan alternatif memutar cukup jauh

Jombang, IDN Times - Sebuah video yang menunjukkan warga menggotong keranda di tengah banjir Jombang viral di media sosial. Belakangan diketahui, video itu terjadi di Desa Bandarkedungmulyo, Kecematan Bandarkedungmulyo, Kamis (11/2/2021). Mereka hendak memakamkan jenazah Siti Aminah, warga setempat. Warga memilih menerjang banjir lantaran harus memutar jauh kalau memilih lewat jalan altrernatif lain.

1. Rumah korban terendam banjir

Video Viral, Warga Jombang Gotong Keranda di Tengah BanjirKondisi Banjir di Jombang (9/2/2021). Zainul Arifin

Kasi Pelayanan Desa Bandarkedungmulyo, Muhaimin membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, Siti Aminah merupakan warga Dusun Kedunggabus yang meninggal di rumahnya karena sakit. Pada saat itu rumah almarhum juga sempat beberapa hari terendam banjir.

"Kondisi banjir di rumah duka sudah mulai surut dan tadi almarhum juga sudah bisa dimandikan di rumahnya," kata Muhaimin kepada wartawan. 

2. Pemakaman melewati banjir 85 sentimeter

Video Viral, Warga Jombang Gotong Keranda di Tengah BanjirPotongan video warga bawa keranda jenazah Terabas banjir/Ist

Dia menjelaskan, jarak antara rumah duka menuju lokasi pemakaman sekitar 700 meter. Warga terpaksa melewati underpass sepanjang sekitar 25 meter dengan lebar sekitar 8 meter menuju lokasi makam, karena tak ada jalan lain yang lebih dekat. Sementara kondisi underpass saat itu tengah tergenang air dengan kedalaman air mencapai 85 sentimeter. 

 "Kami terpaksa lewat situ meskipun banjir, karena kalau memutar jaraknya cukup jauh, sekitar 7 kilometer. Jadi, tak ada jalan lain yang lebih dekat, kondisi underpass juga terlalu ke bawah sama rata dengan sawah," jelasnya.

Baca Juga: Khofifah Sebut Sampah Sebagai Biang Banjir Jombang

3. Tercatat tiga orang meninggal dunia

Video Viral, Warga Jombang Gotong Keranda di Tengah BanjirBanjir di Bandarkedungmulyo pada 9 Februari. Zainul Arifin

Muhaimin menambahkan, selama desanya dilanda banjir, sudah ada tiga warganya yang meninggal dunia. Bahkan, dua di antaranya terpaksa dimandikan di rumah sakit karena saat itu kondisi banjir masih cukup tinggi. 

"Sudah tiga yang meninggal dunia selama banjir, kalau warga yang melahirkan belum ada," imbuhnya.

Banjir di Bandarkedungmulyo Jombang terjadi akibat luapan Sungai Brawijaya dan Sungai Avur Besuk. Banjir melanda sejak, Kamis, 4 Februari 2021 lalu. Banjir itu mengakibatkan aktivitas warga lumpuh total. Meski kondisi banjir saat ini mulai surut, namun sejumlah warga masih berada di beberapa titik pengungsian.

4. Korban banjir terserang gatal-gatal dan diare

Video Viral, Warga Jombang Gotong Keranda di Tengah BanjirKoban banjir mengungsi di tanggul sungai. Zainul Arifin

Sejumlah korban banjir saat ini mengaku merasakan gatal-gatal dan diare. 

"Banjir di sini mulai hari Jumat (5/2/2021) lalu, sekarang sudah mulai surut. Bantuan ya agak kelewat sedikit. Kalau konsumsi makanan mulai ada. Sekarang merasakan gatal, terutama di kaki dan tangan, seperti kutu air," kata Sudarto, salah seorang warga Dusun Simo, Desa Pucangsimo.

Penyakit gatal juga dirasakan sejumlah warga Desa Gondangmanis yang mengungsi di atas tanggul sungai. Setiobudi (34), salah satu warga yang berada di pengungsian menuturkan, dia dan sejumlah warga lain merasakan gatal-gatal terutama pada kakinya.

"Ya kalau gatal, seperti jamur kulit, kan airnya dari kali. Kebanyakan kaki gatal, soalnya kami kan masuk ke dalam desa menyelamatkan barang yang belum terselamatkan," ujarnya.

Baca Juga: Tersangka Pesta Ulang Tahun Viral, Kades di Tulungagung Tidak Dipecat

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Zain Arifin di IDN Times Community dengan judul Viral, Puluhan Warga Gotong Keranda Terobos Banjir di Jombang

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya