MAJU Ingin Warga Makmur dan Sehat, ERJI akan Bikin Akademi Surabaya

Dua paslon saling melempar pertanyaan #DebatPilkadaSurabay

Surabaya, IDN Times - Debat kedua Pilkada Surabaya pada segmen keempat semakin seru. Calon Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 1, Armuji heran dengan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 yang melihat Surabaya hanya sisi negatifnya saja. Dia pun menyodorkan pertanyaan berapa persen kepuasan publik.

Sayangnya, pertanyaan itu tidak dijawab oleh Machfud Arifin maupun Mujiaman. Calon Wali Kota Surabaya nomor urut 2, Machfud menyebut Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Kota Pahlawan berada di urutan 108 secara nasional.

"Kami datang di (kawasan) Jalan Gresik hanya punya jamban enam, satu jamban bisa untuk 40 KK (keluarga). Memprihtinkan," tegasnya.

Melihat temuan itu, calon wakil wali kota Mujiaman berencana meningkatkan IPKM. Dia ingin melihat warga Kota Surabaya terlihat subur-subur laiknya taman-taman yang ada di tengah kota sekarang ini.

"Memang kepuasan masyarakat tinggi (sekarang ini). Tapi, orang Surabaya harus makmur dan sehat semuanya," kata Mujiaman.

Setelah memberi pernyataan, giliran Mujiaman yang melempar pertanyaan ke paslon nomor urut 1. Mantan Dirut PDAM itu mengungkapkan kalau angka pengangguran terus meningkat mencapai 151 ribu jiwa. Tak hanya itu, jumlah Masyakat Berkebutuhan Rendah (MBR) juga terus naik.

"Kami punya (program) Rp150 juta per RT, Rp1 juta per KK. kKta punya potensi pasar dan aset-aset lainnya," ucap dia.

Tentang pengangguran, calon wali kota nomor urut 1, Eri menyebut data badan Pusat Statistik (BPS) bahwa pengangguran terbuka di Surabaya hanya 5,76 persen. Untuk menekan angka itu, dia menyiapkan Akademi Surabaya.

"Arek suroboyo kami berikan keterampilan. kami berikan tanah aset untuk kepentingan warga Surabaya. mengurangi kemiskinan kewajiban wali kota terpilih," tegasnya.

"Kami sudah buat perencanaan, kami akan mengubah semuanya itu. Ada skala prioritas, setiap pembangunan harus berkelanjutan. Kami pastikan kebijakan pro wong cilik," dia menambahkan.

Armuji menambahkan, nantinya ketika Surabaya dipimpin olehnya bersama Eri akan banyak investor yang masuk. Sebab, mereka telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menarik investor yang ramah dengan Kota Pahlawan.

"Kami jamin investasi masuk ke Surabaya, kami akan mudahkan izinnya," tukas dia.

Baca Juga: MAJU Sindir Fasilitas Transportasi Publik di Surabaya Nganggur

Topik:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya