Dua PDP Meninggal Dunia di Malang, Dipastikan Negatif Corona 

Meninggal karena sakit paru-paru

Malang, IDN Times - Dua orang yang masuk ke dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dikabarkan meninggal dunia, Senin (16/3). Namun, penyebab kematian mereka dipastikan bukan karena covid-19, melainkan karena penyakit lain. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo. 

1. Meninggal karena sakit paru-paru

Dua PDP Meninggal Dunia di Malang, Dipastikan Negatif Corona Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Arbani menyebut bahwa hasil pemeriksaan laboratorium terhadap dua PDP tersebut sudah keluar. Hasilnya  keduanya dinyatakan negatif Covid-19. "Dua pasien PDP tersebut dipastikan negatif Covid-19. Pemeriksaan laboratoriumnua sudah keluar dan sakitnya adalah paru-paru," kata Arbani, Selasa (17/3). 

Lebih jauh, Arbani menjelaskan bahwa dua PDP yang berasal dari Kecamatan Dau, Kabupaten Malang tersebut sempat mendapat perawatan. "Mereka itu masih keluarga yakni mertua dan menantu," tambahnya. 

2. Masih ada dua PDP yang dirawat

Dua PDP Meninggal Dunia di Malang, Dipastikan Negatif Corona (Ilustrasi virus corona) IDN Times/Arief Rahmat

Arbani menjelaskan bahwa saat ini masih ada dua pasien yang masuk kategori PDP sedang dirawat. Keduanya dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Tentara (RST) Soepraoen.  "Dua PDP yang saat ini dirawat berasal dari Singosari," tambahnya.

3. Ada 90 orang masuk kategori ODP

Dua PDP Meninggal Dunia di Malang, Dipastikan Negatif Corona IDN Times/Arief Rahmat

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menyebut bahwa ada sekitar 90 orang masuk dalam Orang Dalam Pengawasan (ODP). Laporan tersebut berasal dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Pihaknya pun masih terus melakukan pendataan untuk antisipasi 

"Beberapa dari mereka merupakan TKI (Tenaga Kerja Indonesia)," pungkasnya. 

Baca Juga: [BREAKING] 6 Spesimen Positif Corona dari Rumah Sakit di Surabaya

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya