Demo Omnibus Law di Malang, 1 Mobil Dibakar dan 3 Lainnya Pecah Kaca

Kerugian lebih dari Rp200 juta

Malang, IDN Times - Unjuk rasa berujung bentrok yang terjadi di Kota Malang memakan korban. Sejumlah massa aksi dan tim keamanan mengalami luka-luka setelah terlibat bentrok di seputaran area Gedung DPRD dan Balai Kota Malang. Selain korban luka, beberapa kendaraan dan fasilitas penjagaan milik Pemkot Malang juga mengalami kerusakan. 

1. Satu mobil dibakar dan tiga lainnya pecah kaca

Demo Omnibus Law di Malang, 1 Mobil Dibakar dan 3 Lainnya Pecah KacaPetugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan mobil yang dibakar. IDN Times/ Alfi Ramadana

Berdasarkan laporan dari Joko Priyono, Kasubag Komunikasi Pimpinan Bagian Humas Setda Kota Malang, setidaknya ada satu unit mobil patwal milik Satpol PP yang terbakar. Kemudian ada tiga mobil lain yang mengalami pecah kaca setelah terkena lemparan batu dari massa aksi.

"Untuk kendaraan lain seperti sepeda motor belum ada laporan kerusakan," terangnya Kamis (8/10/2020).

2. Satu unit bus polisi rusak

Demo Omnibus Law di Malang, 1 Mobil Dibakar dan 3 Lainnya Pecah KacaAsap pekat gas air mata yang masih tersisa di kawasan Balai Kota Malang. IDN Times/ Alfi Ramadana

Selain empat mobil, kerusakan juga dialamj oleh satu unit bus polisi milik Polresta Batu. Kaca pada sisi kiri badan bus pecah setelah terkena lemparan batu dari para pendemo.

Selain kendaraan, pos penjagaan di sisi gerbang sebelah kiri Balai Kota Malang juga mengalami kerusakan. Kaca dinding pada pos penjagaan itu pecah setelah dihujani batu oleh pedemo. 

Baca Juga: Sempat Ricuh, Massa Penolak Omnibus Law di Malang Minta Bertemu Dewan

3. Kerugian capai Rp200 juta

Demo Omnibus Law di Malang, 1 Mobil Dibakar dan 3 Lainnya Pecah KacaPemadam kebakaran berusaha memadamkan mobil yang dibakar massa. IDN Times/ Alfi Ramadana

Sejauh ini pihak Pemkot Malang memang belum merinci secara detail kerugian pasca bentrok tersebut. Namun, Joko menyebut perkiraan kerugian mencapai lebih dari Rp200 juta. Satu mobil terbakar milik patwal berjenis Honda CRV diperkirakan berharga sekitar Rp 200 juta. Sementara untuk tiga mobil yang pecah kaca mengalami kerugian Rp10-15 juta.

"Sumber info kami terima dari perlengkapan bagian umum," tandasnya. 

Baca Juga: Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Malang Ricuh  

Topik:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya