Comscore Tracker

Banyak Ditentang, Menag: Rasul Dulu Pas Diangkat Juga Gitu

Tapi kan...

Jakarta, IDN Times - Pengangkatan Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama (Menag) memang masih menuai kontroversi. Hal ini tak lepas dari sejarah menteri agama yang selalu menjadi jatah kader Nahdlatul Ulama (NU).

Bahkan, Ketua PBNU Robikin Emhas, sempat menyampaikan kekecewaannya atas langkah Presiden Joko Widodo tersebut. Lantas bagaimana tanggapan Menag?

1. Sebut penolakannya mirip kala Muhammad diangkat sebagai nabi

Banyak Ditentang, Menag: Rasul Dulu Pas Diangkat Juga GituDok. IDN Times

Dalam sesi wawancara khusus dengan IDN Times, Fachrul menjadikan “suara-suara” penolakan terhadap dirinya sebagai sarana untuk meneladani pribadi Nabi Muhammad SAW.

“Kalau anda peduli dengan orang kecewa, Rasulullah pun diangkat menjadi rasul, ribuan orang kecewa. Bukan saya selevel rasul, maksud saya, orang-orang kecewa itu pantas menurut pertimbangan dia,” kata Fachrul di Kantor Kementerian Agama Republik Indonesia, Kamis (31/10).

Baca Juga: Kisah Masa Kecil Menag Fachrul Razi, Dihukum oleh Guru Ngaji

2. Akan membantah segala keraguan dengan kinerja

Banyak Ditentang, Menag: Rasul Dulu Pas Diangkat Juga GituIDN Times/Teatrika Handiko Putri

Alih-alih sibuk menanggapi pihak yang ragu dan mempertanyakan kapabilitasnya sebagai Menteri Agama, Fachrul akan menjawab segala keraguan dengan hasil kerjanya.

“Tapi kan kewajiban kita melakukan tugas sebaik mungkin, memberikan penjelasan-penjelasan sehingga yang mereka bayangkan itu, oh Pak Fachrul ternyata tidak seperti itu,” ujar dia.

3. Tidak akan mengambil kebijakan melebihi kewenangannya

Banyak Ditentang, Menag: Rasul Dulu Pas Diangkat Juga Gitu(Menteri Agama Fachrul Razi) ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Salah satu kekhawatiran lain yang muncul di publik terkait Menag dijabat oleh purnawirawan TNI, adalah wewenang atau kebijakan yang diambil akan melebihi kuasa sebenarnya. Menanggapi hal itu, Fachrul menjamin bila dirinya mengerti aturan yang berlaku.

“Ada misalnya, bahaya tuh tentara, nanti main hantam-hantam, ya enggak. Pak Fachrul polanya malah mengimbau. Jadi gak langsung larang, itukan bukan urusan Menag, itu urusan aparat hukum, semua sistem berjalan,” tutur mantan Wakil Penglima TNI itu.

Baca Juga: Menag: Saya Gak Suka Jika Ada Pendakwah yang Bodohi Umat

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya