Comscore Tracker

Hamili Putri Kandung, Pria Ini Mengaku Siap Menikahinya

Korban sempat dibawa kabur karena takut warga setempat

Makassar, IDN Times - Apa yang dilakukan oleh pria berinisia TDT (50) ini memang sangat bejar. Pria asal Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan ini tega mencabuli putrinya, HJ (15). hingga berbadan dua. Pelaku diringkus oleh aparat jajaran Resmob Polres Takalar dibantu Resmob Polda Sulawei Selatan dalam pelariannya di sebuah rumah kos di Kampung Pasui, Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (9/12) lalu.

"Peristiwa persetubuhan terpadap anak," kata Kasat Reskrim Polres Takalar AKP Jufri Natsir dalam keterangan resmi yang diterima IDN Times di Makassar, Kamis (12/12).

1. Pelaku sempat kabur membawa putrinya

Hamili Putri Kandung, Pria Ini Mengaku Siap MenikahinyaIlustrasi pemerkosaan (IDN Times/Sukma Shakti)

Kejadian tak senonoh ini telah dilakukan TDT sejak 2017 lalu. Pelaku memaksa berhubungan badan saat anaknya tengah tidur siang di dalam kamarnya. Saat melakukan aksinya, kata Jufri, pelaku mengancam agar korban tidak melaporkan kejadian itu kepada ibunya. Parahnya, HJ diketahui tengah hamil enam bulan akibat perbuatan sang ayah.

Setelah melakukan aksinya, TDT membawa kabur sang anak. "Nanti dibunuh (warga) di kampung kalau ketahuan karena perutnya (korban) semakin membesar," ujar Jufri menerangkan pengakuan pelaku.

2. Saat kabur, TDT menyebut korban sebagai istri kedua

Hamili Putri Kandung, Pria Ini Mengaku Siap Menikahinya(ilustrasi) IDN Times / Sukma Shakti

Jufri menjelaskan, kejadian ini terungkap beberapa hari setelah pelaku membawa kabur anaknya, pada 25 Oktober 2019 lalu. Tindakan itu membuat pihak keluarga istri pelaku curiga karena tak pernah melihat HJ dan ayahnya beberapa hari terakhir.

Istri pelaku yang tak lain ibu kandung korban, SN akhirnya menemukan petunjuk pelarian dari surat yang ditulis tangan HJ dan disimpan di dalam rumah. Bukti itulah yang menjadi dasar awal kejadian ini terungkap. SN kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Korban, dijelaskan Jufri, terpaksa mengikuti perintah pelaku untuk ikut bersamanya kabur ke Kabupaten Pangkep. Untuk menyamarkan upaya pelarian ke luar daerah itu, pelaku mengaku bahwa HJ adalah istri keduanya. Alasan itu dipilih agar warga tempatnya tinggal sementara tak mengetahui kebejatan pelaku.

Baca Juga: Keji! Bapak di Luwu Ini Perkosa Anak Kandung Selama 6 Tahun

3. Merasa bersalah, pelaku siap menikahi putri kandungnya

Hamili Putri Kandung, Pria Ini Mengaku Siap MenikahinyaIDN Times/Ayu Afria

Saat ditangkap, pelaku disebutkan mengaku merasa bersalah atas perbuatan yang dilakukannya. Dalam ekspos di Mako Polres Takalar, Rabu (11/12) kemarin, pelaku bahkan mengaku jika diizinkan ingin menikahi putri kandungnya sendiri.

Pelaku mengakui bahwa perbuatan yang dilakukan adalah kesalahan fatal. Sementara itu, korban saat ini masih dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Takalar untuk mendapat pendampingan.

Akibat perbuatan melawan hukumnya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, dengan pidana penjara paling lama 15 tahun.

Baca Juga: Keji, Remaja Putri di Takalar Diperkosa 8 Pemuda

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Just For You