Comscore Tracker

Bea Cukai Kembalikan Sampah Impor yang Mengandung B3

Dipasok oleh tiga perusahaan

Jakarta, IDN Times -Langkah tegas diambil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terkait impor limbah plastik. Mereka mengembalikan limbah yang mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3) itu ke negara asal pengiriman.

Limbah B3 tersebut masuk ke Indonesia melalui tiga perusahaan yang berlokasi di Kawasan Berikat Tangerang, Banten. Ketiganya adalah PT HI, PT NHI, dan PT ART. "Ketiga perusahaan itu kedapatan mengimpor limbah plastik yang tercampur sampah dan limbah B3. Bahkan salah satu perusahaan tidak melengkapi dokumen persyaratan," terang Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi, Rabu (18/9).

Baca Juga: Delapan Kontainer Sampah Impor Australia Terkontaminasi Limbah B3

1. PT HI mengimpor limbah B3 dari beberapa negara

Bea Cukai Kembalikan Sampah Impor yang Mengandung B3Dirjen Bea dan Cukai

Dari hasil pendataan Bea Cukai, PT HI mengimpor 102 kontainer sampah plastik lembaran dan plastik buatan berbagai jenis.  Beberapa negara pengekspor limbah B3 yang disebutkan meliputi Australia, yakni sebanyak 13 kontainer; Amerika Serikat, 7 kontainer; Spanyol, 2 kontainer; dan 1 kontainer berasal dari Belgia.

2. 109 kontainer sampah yang diimpor PT NHI mengandung B3

Bea Cukai Kembalikan Sampah Impor yang Mengandung B3Dirjen Bea dan Cukai

Berikutnya PT NHI, telah mengimpor 138 kontainer sampah berisi chips, biji pastik PET, dan staple fibre.

Dari jumlah itu, 109 kontainer ternyata terkontaminasi  limbah B3. Sebelumnya, PT NHI telah mengekspor kembali 2 kontainer sampah ke Selandia baru pada 1 September 2019.

3. Tak punya dokumen persetujuan, satu perusahaan dibekukan

Bea Cukai Kembalikan Sampah Impor yang Mengandung B3IDN Times/Prayugo Utomo

PT ART, salah satu dari tiga perusahaan tersebut ternyata tidak mengantongi persetujuan impor. Mereka mengimpor 24 kontainer biji plastik, namun importasi itu tidak dilengkapi dengan dokumen persetujuan. Alhasil, Bea Cukai membekukan izin Kawasan Berikat PT ART.

Selain itu, 10 kontainer sampah impor juga dinyatakan terkontaminasi limbah B3. Tiga kontainer berasal dari Hong Kong dan 7 kontainer asal Australia.

4. Bea dan Cukai telah mencegah 2.041 kontainer sampah impor

Bea Cukai Kembalikan Sampah Impor yang Mengandung B3Dirjen Bea dan Cukai

Hingga September 2019, Bea dan Cukai telah mencegah kurang lebih 2.041 kontainer sampah impor di Pelabuhan Tanjung Perak, Batam, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Tangerang. Sudah banyak kontainer sampah bermasalah yang dikembalikan ke negara asal.

Baca Juga: Dilema Sampah Impor, Meraup Berkah di Atas Bahaya

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya