Comscore Tracker

Menjelekkan Jokowi, Tiga Ibu Rumah Tangga di Karawang Ditangkap Polisi

Videonya sempat viral di medsos

Bandung, IDN Times - Kepolisian Daerah Provinsi (Polda) Jawa Barat mengamankkan tiga ibu rumah tangga yang disinyalir telah melakukan penghinaan dan pemberitaan palsu terkait pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden nomor urut 01, Joko 'Jokowi' Widodo dan Ma'ruf Amin.

Tindakan menjelekkan paslon nomor urut 01 itu diunggah dan ramai beredar di media sosial baik Instagram, Twitter, hingga Facebook. Karena dianggap telah melakukan pelanggaran, tim dari Polda Jabar mengamankan ketiga perempuan ini dengan inisial masing-masing yaitu ES, IP, dan CW.

ES merupakan warga Kecamatan Kota Baru, Desa cimeka. Sementara IP beralamat di Desa Wancimekar Kabupaten Karawang. Kemudian CW adalah warga Teluk Jambe.

Baca Juga: Tiga Emak-emak Relawan Ditangkap Polisi, Priyo: Hukum Tidak Adil

1. Dianggap meresahkan masyarakat

Menjelekkan Jokowi, Tiga Ibu Rumah Tangga di Karawang Ditangkap PolisiHOAX-2097359_960_720

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan pihaknya mengamankan tiga wanita ini yang semuanya merupakan warga Kabupaten Karawang. Pengamanan ini dilakukan karena kepolisian menganggap apa yang mereka lakukan sesuai dengan rekaman video yang tersebar di media sosial bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Ini ada potensi konflik. Tapi kami sedang dalami lagi terkait video oleh para ahli," ujar Trunoyudo dalam konferensi pers di kantornya, Senin (25/2).

2. Bisa dikenakan pasal dalam UU ITE

Menjelekkan Jokowi, Tiga Ibu Rumah Tangga di Karawang Ditangkap PolisiIDN Times/Debbie Sutrisno

Menurut Trunoyudo jika dalam penyelidikan oleh petugas ditemui unsur yang memang mencemarkan nama baik, maka ketiganya bisa dikenai hukuman berkaitan dengan Undang-undang Interaksi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Mereka bisa dianggap menyebarkan pemberitaan bohong dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda Rp1miliar.

Di sisi lain, kepolisian juga masih mencari informasi siapa pihak yang menyebarkan video ini di media sosial, hingga apakah video ini adalah yang pertama atau sudah ada video lain serupa yang telah dia sebarkan.

"Masih berlanjut pemerikaan dan yang bersangkutan juga telah meminta perlindungan kepada Polri karena takut ada konflik," paparnya.

3. Video viral tersebut berisi black campaign

Menjelekkan Jokowi, Tiga Ibu Rumah Tangga di Karawang Ditangkap PolisiIDN Times/Debbie Sutrisno

Berdasarkan informasi yang tersebar di media sosial, ketiga ibu rumah tangga ini disebut melakukan kampanye hitam dengan menjelek-jelekan paslon nomor urut 1 dan mengajak masyarakat tidak memilih pasangan.

Mereka menyebut jika paslon nomor urut 1 terpilih, tidak akan adanya lagi adzan dan pasangan sesama jenis akan dilegalkan.

Untuk itu dalam penyelidikan ini, kepolisian juga bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kejaksaan guna meneliti lebih dalam terkait kampanye hitam yang dilakukan.

"Kita lakukan serangkaian kegiatan untuk mengalisa dan mengevaluasi perbuatan yang diduga tindak pidana Pemilu," ujar Trunoyudo.

Baca Juga: Jelek-Jelekan Jokowi, 3 Ibu Rumah Tangga di Karawang Diamankan Polisi

Topic:

  • Edwin Fajerial

Just For You