Comscore Tracker

Soal Wacana Pembukaan Sekolah Juli Mendatang, Ini Kata Nadiem

Waduh, padahal kasusnya masih tinggi

Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim merespons adanya wacana pembukaan kembali sekolah pada bulan Juli mendatang. Menurutnya, keputusan dibuka atau tidaknya sekolah didasarkan pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Harus diketahui bahwa Kemendikbud sudah siap dengan semua skenario. Kami sudah ada berbagai macam. Tapi tentunya keputusan itu ada di dalam Gugus Tugas, bukan Kemendikbud sendiri. Jadi, kami yang akan mengeksekusi dan mengoordinasikan," jelas Nadiem, dalam Rapat Kerja secara telekonferensi dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), di Jakarta, Rabu (20/5) kemarin. Wacana pembukaan kembali sekolah ini sendiri ramai dibicarakan dalam beberapa hari terakhir. 

1. Pertimbangan tak hanya soal pendidikan tapi juga kesehatan

Soal Wacana Pembukaan Sekolah Juli Mendatang, Ini Kata NadiemMenteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memaparkan Merdeka Belajar Episode 4: Program Organisasi Penggerak (YouTube/KEMENDIKBUD RI)

Lebih lanjut, keputusan mengenai waktu dan metodenya juga berlandaskan pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

"Tapi keputusan kapan, dengan format apa, dan seperti apa, karena ini melibatkan faktor kesehatan, bukan hanya pendidikan, itu masih di Gugus Tugas," kata Nadiem.

Baca Juga: Ini Strategi Kemendikbud Mempertahankan Belajar-Mengajar saat COVID-19

2. Belum ada kepastian, Nadiem bantah sekolah akan dibuka Juli

Soal Wacana Pembukaan Sekolah Juli Mendatang, Ini Kata NadiemMenteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memaparkan Merdeka Belajar Episode 4: Program Organisasi Penggerak (YouTube/KEMENDIKBUD RI)

Terkait adanya rumor maupun pemberitaan yang mengabarkan akan membuka sekolah pada awal bulan Juli, Nadiem membantahnya.

"Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepastian, karena memang keputusannya bukan di kami. Jadi mohon stakeholders atau media yang menyebut itu, itu tidak benar," tegas Nadiem.

3. Belum diperlukan adanya perubahan tahun ajaran

Soal Wacana Pembukaan Sekolah Juli Mendatang, Ini Kata NadiemMendikbud Nadiem Makarim dalam acara Sinergi Pengelolaan Dana BOS dan Dana Desa Berbasis Kinerja (Dok.IDN Times/Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud)

Nadiem menambahkan, di banyak negara, awal tahun ajaran baru relatif tetap. Namun, penyesuaian metode belajar nantinya akan disesuaikan dengan kondisi dan status kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah.

"Kemendikbud menilai saat ini tidak diperlukan adanya perubahan tahun ajaran maupun tahun akademik. Tetapi, metode belajarnya apakah belajar dari rumah atau di sekolah akan berdasarkan pertimbangan Gugus Tugas," tuturnya.

Baca Juga: Kemendikbud Sebut Program Belajar dari TVRI Banyak Ditonton Siswa 

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya