Comscore Tracker

Jangan Takut Kalah, 6 Kiat Menumbuhkan Jiwa Sportif pada Anak

Menang-kalah adalah hasil, yang penting nikmati prosesnya

Anak adalah harapan orangtua. Seluruh orangtua di dunia ini pasti ingin anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik secara fisik, psikis, maupun mental.

Seiring dengan perkembangannya, anak pasti punya rasa kompetitif. Dia ingin jadi yang terbaik dan menonjol di antara teman-temannya.

Nah, saat itu lah peran orangtua sangat penting untuk mendampingi anak. Perhatian orangtua harus maksimal agar anak menjadi sosok yang sportif dalam kehidupannya. Ini lah 6 cara orangtua untuk menumbuhkan semangat sportif pada anak. Semoga bermanfaat!

1. Jelaskan konsep menang dan kalah di awal

Jangan Takut Kalah, 6 Kiat Menumbuhkan Jiwa Sportif pada Anakpexels.com/EmmaBauso

Langkah pertama yang paling mendasar adalah memberi pemahaman kepada anak soal konsep menang dan kalah. Penting untuk ditekankan bahwa yang paling utama adalah prosesnya. Bukan hasil akhir yang dicapai.

Menang dan kalah pada sebuah perlombaan atau kompetisi adalah hal yang biasa. Orang kadang kalah, tapi pada suatu waktu dia juga akan bisa sukses mencapai kemenangan.

Jangan bosan-bosan mengingatkan mereka mengenai hal ini, terutama ketika anak-anak akan menghadapi sebuah pertandingan!

2. Jadilah contoh & ajarkan anak untuk gak menghina atau meremehkan lawan!

Jangan Takut Kalah, 6 Kiat Menumbuhkan Jiwa Sportif pada AnakPexels.com/Archie Binamira

Ketika kamu dan pasangan sedang menonton sebuah pertandingan, lalu anak-anak juga turut menyaksikan di sampingmu, itu adalah salah satu momen yang tepat untuk mengajarkan sportivitas. Kalian bisa memberi contoh yang baik dengan gak meremehkan atau menghina lawan.

Beri dukungan pada pihak yang kalian suka, tapi tetap menghargai lawan main. Kalian bisa jelaskan, kompetisi ada bukan hanya untuk membuktikan siapa yang paling hebat, namun sebagai media belajar rendah hati dan saling menghormati.

3. Jangan berfokus pada hasil akhir! Tekankan bahwa proses ialah yang terpenting!

Jangan Takut Kalah, 6 Kiat Menumbuhkan Jiwa Sportif pada AnakPixabay/_Kardinal_

Sebelum menghadapi pertandingan, ada baiknya kamu jelaskan pada buah hati bahwa yang terpenting bukanlah hasil, melainkan proses. Apa pun hasilnya, selama mereka sudah mengupayakan yang terbaik, maka hal itu sudah cukup.

Jelaskan juga bahwa hadiah di akhir kompetisi, bukanlah segalanya. Pengalaman yang mereka dapatkan, jauh lebih berharga karena bisa membantu mereka untuk menang di lain kesempatan.

Hal ini sangat penting agar anak gak terlalu terpaku pada kemenangan, yang nantinya justru bisa mengakibatkan mereka melakukan segala cara. Termasuk, berbuat curang supaya bisa menang.

Baca Juga: Doa Agar Jadi Anak Saleh, Ini 10 Ide Nama Anak Islami buat Buah Hatimu

4. Hal yang patut diajarkan ketika anak menang

Jangan Takut Kalah, 6 Kiat Menumbuhkan Jiwa Sportif pada Anakunsplash/alexanderdummer

Ketika anak menang, ingatkan mereka untuk selalu rendah hati dan jangan memandang rendah orang yang telah mereka kalahkan. Berikan anak pujian bukan hanya atas kemenangannya, melainkan karena kerja keras dan ketekunan mereka.

Selain itu, tekankan betapa bangganya kamu sebagai orangtua bahwa anakmu bisa berhasil dengan jujur alias tanpa berlaku curang. Dengan komentar seperti itu, akan tertanam konsep kemenangan yang baik dalam benak sang anak.

5. Hal yang patut diajarkan ketika anak kalah

Jangan Takut Kalah, 6 Kiat Menumbuhkan Jiwa Sportif pada Anakpixels.com/Valeria Ushakova

Hal pertama yang harus dilakukan ketika anak kalah adalah menyemangati mereka. Katakan bahwa kamu amat bangga meskipun mereka belum bisa memenangkan kompetisi tersebut.

Beri pengertian bahwa selalu ada kompetisi atau perlombaan lain yang nantinya bisa dimenangkan, selama mereka terus berusaha dan tak menyerah. Jangan lupa ajarkan anak untuk belajar menghargai lawan yang menang dengan memberi selamat.

6. Jangan membandingkan anakmu dengan yang lain & berikan mereka apresiasi atas usahanya!

Jangan Takut Kalah, 6 Kiat Menumbuhkan Jiwa Sportif pada Anakpixabay.com/feeeling_blue

Apa pun hasil akhir yang diraih anak, tak peduli mereka menang atau kalah, kamu patut mengapresiasi usaha mereka dalam setiap aspek. Hindari membandingkan anak dengan rekan atau lawannya dalam sebuah kompetisi atau pertandingan.

Daripada membandingkan, kamu bisa membuat acara kecil-kecilan untuk merayakan apa yang sudah berhasil mereka raih. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan diri anak karena mereka merasa lebih dihargai, terlepas dari hasil yang mereka dapatkan.

Itulah keenam kiat yang bisa membantu kamu untuk menumbuhkan jiwa sportif pada anak. Semua langkah di atas perlu dilakukan secara berkala, sehingga anak-anak akan terbiasa bersikap sportif dalam berbagai macam keadaan.

Baca Juga: 5 Manfaat Ikut Komunitas Online buat Millennial Moms

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya