Comscore Tracker

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang 

Rio tak kuasa menahan haru saat prosesi pemakaman

Malang, IDN Times - Kehilangan sesorang terkasih sudah tentu menjadi hal yang cukup berat. Hal itulah yang tampaknya dirasakan oleh penyanyi kenamaan Rio Febrian saat menghadiri pemakaman sang ibunda tercinta, Kamis (19/9/2019). Seperti diketahui, ibunda Rio Febrian yang bernama Nancy Kosakoy berpulang pada Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 19.05 WIB. 

1. Tak bisa dampingi saat terakhir sang ibunda

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Kondisi tersebut semakin berat bagi Rio Febrian lantaran dirinya tak bisa mendampingi saat-saat terakhir sang ibunda. Pasalnya pada saat yang bersamaan, dirinya harus ke Hungaria menghadiri undangan dari KBRI Indonesia. Bahkan ketika mendapat kabar bahwa sang ibu meninggal dunia, dirinya masih berada di Budapest. 

"Saya menghadiri undangan untuk nyanyi di Budapest. Sebelum berangkat memang sempat menemani mama selama dua hari," ucapnya usai pemakaman. 

2. Kanker pita suara sudah menyebar ke organ lain

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Menurut diagnosa dokter, lanjut Rio, sang ibunda terkena tumor pada pita suara. Penyakit tersebut juga sudah menyebar ke beberapa organ tubuh lainya. 

"Memang posisi mama saat itu sakit cukup keras. Saat berangkat ke Hungaria aku berfikir masih bisa nunggu, tetapi ternyata sakitnya sudah menjalar ke paru-paru juga," tambahnya. 

Baca Juga: Allianz Bersama Rio Febrian Ajak Warga Donasi di Hari Musik Nasional

3. Tak kuasa tahan kesedihan

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Saat prosesi pemakaman, Rio Febrian memang berupaya untuk tabah. Beberapa kali dirinya berupaya untuk tegar dan kuat ditinggal orang yang disayanginya tersebut. Namun, penyanyi 38 tahun tampaknya tak kuasa menahan kesedihan. Terlihat beberapa kali air matanya menetes. Meskipun dirinya tetap berusaha untuk tak terlalu larut dalam kesedihan. 

"Mama itu orangnya nggak suka neko-neko. Dari dulu sampai detik terakhirnya tidak pernah berubah. Dia selalu dekat dengan semua orang," tambahnya. 

4. Sang istri juga tak kuasa menahan air mata

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Kesedihan juga dirasakan oleh istri Rio Febrian. Sabria Kono juga beberapa kali terlihat meneteskan air mata melepas kepergian sang ibu mertua. Ia terlihat tak kuasa menahan haru saat peti jenazah dari sang ibu mertua dimasukkan ke dalam liang lahat. Bahkan beberapa kali terlihat, Sabria bersembunyi dibelakang ayah mertuanya untuk menutupi kesedihan. 

5. Tetap kuatkan sang suami

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Meskipun juga turut bersedih, Sabria Kono tetap berusaha untuk menguatkan sang suami. Sebab, sang suami tentu saja merasakan kesedihan yang luar biasa. Apalagi selama ini sang ibu merupakan orang yang paling mensupport Rio dalam berkarir di dunia tarik suara. 

6. Tidak pernah sakit sebelumnya

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Sebelum menderita sakit tumor pada pita suara, Rio menuturkan bahwa sang ibu tak pernah mengalami sakit yang serius. Bahkan sebelum didiagnosa terkena penyakit tersebut, sang ibu nyaris tak pernah berobat ke rumah sakita atau bahkan menjalani rawat inap. 

"Biasanya sakitnya mama itu cuma flu sama ada darah tinggi. Cuma itu aja, jadi nggak pernah dirawat di rumah sakit," sambungnya. 

7. Sempat hendak dibawa ke luar negeri

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Saat proses pengobatan, pihak keluarga sebenarnya sempat ingin membawa sang ibu untuk berobat ke luar negeri antara di Singapura atau Malaysia. Namun, sata itu kondisi tubuh sang ibu sudah tak memungkinkan. 

"Karena memang tumor ini super ganas. Diagnosa pertama setelah lebaran sudah stadium 3. 

8. Sangat dekat dengan sang ibu

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Rio tak bisa memungkiri bahwa dirinya sangat kehilangan atas kepergianya sang ibunda. Meskipun sebelumnya tak tinggal satu atap dengan sang bunda, namun dirinya mengakui sangat dekat dengan sang ibu. Bahkan sejak kecil sang ibunyalah yang sangat mensupport dirinya untuk menekuni bidang tarik suara. 

"Dari kecil kalau ikut loma nyanyi kemana-mana selalu ditemani mama. Jadi hubungan kami sangat dekat," tuturnya. 

9. Tak minta apa-apa

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Tak hanya itu saja, Rio menyebut bahwa sang ibunda tak pernah minta macam-macam. Bahkan meskipun keduanya tinggal berjauhan, sang bunda tak pernah mempermasalahkan hal tersebut.

"Mama tidak pernah minta apa-apa. Meskipun mama di Jakarta saya di Yogyakarta, kami selalu komunikasi dan hubungan kami sangat baik," tukasnya. 

10. Berharap terbaik untuk sang ibunda

Haru, Begini Suasana Pemakaman Ibunda Rio Febrian di Kota Malang IDN Times/ Alfi Ramadana

Kini setelah sang ibunda telah pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya. Rio Febrian hanya berharap bahwa sang bunda saat ini mendapat tempat terbaik. Baginya, sang bunda merupakan sosok yang luar biasa. 

"Saya rasa semua orang memiliki berfikir sama. Kita bisa ada di dunia ini karena ibu," tandasnya. 

Baca Juga: Ibunda Penyanyi Rio Febrian Meninggal karena Sakit Tumor Pita Suara

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Just For You