Comscore Tracker

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahaya

Mengenali gejala-gejalanya sangat penting

Jangan meremehkan sakit kepala. Sakit kepala memiliki beberapa jenis, dari yang umum hingga yang berbahaya. Dilansir Patient, sakit kepala yang berbahaya cenderung terjadi secara tiba-tiba dan makin parah dari waktu ke waktu. 

Secara umum, sakit kepala yang berbahaya bisa disebabkan oleh infeksi, pendarahan, serta cedera serius. Lantas, seperti apa jenis sakit kepala yang berbahaya? Mari kita simak uraiannya berikut ini.

1. Perdarahan subarachnoid

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahayailustrasi pendarahan otak (commons.wikimedia.org/MyUpchar)

Dilansir Mayo Clinic, perdarahan subarachnoid adalah perdarahan di ruang antara otak dan membran sekitarnya (ruang subarachnoid). Perdarahan biasanya terjadi akibat pecahnya tonjolan abnormal pada pembuluh darah (aneurisme) di otak. Jika tidak diobati, perdarahan subarachnoid dapat menyebabkan kerusakan otak permanen atau kematian.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh:

  • Trauma pada otak
  • Pembuluh darah yang kusut dan tidak normal di otak (malformasi arteriovenosa)
  • Masalah pembuluh darah lainnya

Secara umum, perdarahan subarachnoid memiliki beberapa gejala, seperti:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan kesadaran singkat

2. Infeksi pada otak

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahayailustrasi infeksi otak (sciencedirect.com)

Otak, sumsum tulang belakang, dan struktur sekitarnya dapat terinfeksi oleh sejumlah besar kuman, yang umumnya disebabkan oleh bakteri dan virus.

Mengutip dari eMedicineHealth, parasit, jamur, dan organisme lain dapat menginfeksi sistem saraf pusat, meski lebih jarang. Berdasarkan lokasinya, infeksi ini dapat dibagi menjadi:

  • Meningitis, peradangan pada selaput tiga lapis di sekitarnya dari otak dan sumsum tulang belakang (meninges)
  • Ensefalitis, yang merupakan peradangan otak itu sendiri
  • Myelitis atau biasa disebut sebagai radang sumsum tulang belakang
  • Abses, sekumpulan bahan yang menyebabkan infeksi yang bisa terjadi di sistem saraf pusat

Baca Juga: Sakit Kepala Terus-menerus atau Berkepanjangan, Apakah Berbahaya?

3. Arteritis temporal

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahayailustrasi arteritis temporal (nature.com)

Dilansir Cleveland Clinic, arteritis temporal merupakan bentuk vaskulitis atau biasa disebut sebagai radang pembuluh darah. Hal ini digambarkan sebagai kondisi saat arteri temporal (pembuluh darah di dekat pelipis), yang memasok darah dari jantung ke kulit kepala, meradang (bengkak) dan menyempit.

Jika tidak ditangani dengan cepat, arteritis temporal dapat menyebabkan:

  • Kerusakan penglihatan, termasuk kebutaan mendadak pada satu atau kedua mata
  • Kerusakan pembuluh darah, seperti aneurisme (pembuluh darah membengkak yang bisa pecah)
  • Gangguan lain, termasuk stroke atau serangan iskemik transien (stroke mini)

4. Tumor otak

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahayailustrasi tumor otak (freepik.com/kjparegeter)

Secara umum, tumor otak adalah sekumpulan sel abnormal yang berkembang pada otak. Ada beberapa jenis tumor otak, dari yang bersifat non-kanker (jinak) dan bersifat kanker (ganas).

Dilihat dari penyebarannya, tumor otak juga dapat dibagi menjadi tumor otak primer (tumor yang dimulai dari otak) dan tumor otak sekunder (tumor yang dimulai dari bagian tubuh lain dan menyerang otak).

Tumor otak juga dapat ditandai dengan:

  • Perubahan pola sakit kepala
  • Sakit kepala yang berangsur-angsur menjadi lebih sering dan lebih parah
  • Mual atau muntah yang tidak bisa dijelaskan
  • Masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur, penglihatan ganda atau kehilangan penglihatan tepi
  • Hilangnya sensasi atau gerakan bertahap di lengan atau tungkai
  • Kesulitan dengan keseimbangan
  • Kesulitan berbicara
  • Kebingungan dalam urusan sehari-hari
  • Kepribadian atau perilaku berubah
  • Kejang, terutama pada seseorang yang tidak memiliki riwayat kejang
  • Masalah pendengaran

Baca Juga: Sakit Kepala Sebelah Kanan? Ini Fakta Medis dan Penyebabnya

Kenali gejala sakit kepala yang berbahaya

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahayailustrasi gejala sakit kepala yang berbahaya (pixabay.com/geralt)

Jenis sakit kepala yang berbahaya memiliki beberapa gejala yang perlu diwaspadai. Dilansir Ansell Chiropractic, kamu perlu menghubungi pertolongan medis dengan segera jika mengalami:

Sakit kepala yang mendadak. Hal ini biasanya disebut sebagai sakit kepala thunderclap dan biasanya intensitasnya mencapai puncak dalam waktu 60 detik. Rasa sakit bisa membaik setelah satu jam, tetapi ini bisa sangat berbahaya. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh perdarahan di otak yang dapat terjadi setelah aneurisme, stroke, atau cedera lainnya.

Gejala lain yang terkait dengan sakit kepala ini adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Kebingungan mental

Sakit kepala setelah cedera kepala. Sakit kepala yang terjadi setelah trauma kepala dapat mengindikasikan cedera otak seperti gegar otak atau perdarahan. Dalam beberapa kasus, sakit kepala dimulai beberapa hari setelah cedera.

Gejala lain dari cedera otak dapat termasuk:

  • Kehilangan kesadaran
  • Muntah dan kelemahan
  • Kehilangan ingatan
  • Gangguan penglihatan
  • Perubahan kondisi mental

Sakit kepala yang disertai dengan demam dan leher yang kaku. Sakit kepala jenis ini bisa disebabkan oleh meningitis, radang selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Ini disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Kondisi ini mengancam jiwa dan membutuhkan perhatian medis segera.

Gejala yang ditimbulkan dapat berupa:

  • Demam
  • Ruam
  • Sensitivitas cahaya
  • Kekakuan otot

Sakit kepala yang diiringi dengan kelemahan (mati rasa) pada satu sisi. Sakit kepala parah yang tiba-tiba dengan kelemahan dan mati rasa di satu sisi kepala dan turun ke bahu dan lengan bisa menunjukkan kerusakan pada sinus vena di otak. Jika tersumbat, maka kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan di otak dan stroke.

Hal ini dapat ditandai dengan:

  • Gangguan bicara dan penglihatan
  • Kepekaan terhadap cahaya dan suara keras

Sakit kepala yang disertai dengan rasa nyeri pada wajah dan leher. Robekan di salah satu arteri karotis yang memasok darah ke leher, wajah, telinga, dan kepala dapat menyebabkan sakit kepala jenis ini. Ini disebut diseksi arteri karotis dan akan menyebabkan stroke. Biasanya, kondisi ini ditandai dengan sakit kepala yang tiba-tiba dan intens.

Sakit kepala setelah olahraga fisik. Sakit kepala yang terjadi setelah aktivitas berat dan dirasakan sebagai nyeri hebat yang tiba-tiba, dapat menjadi indikasi perdarahan, stroke, atau tumor sehingga perlu diselidiki. 

Gejala yang dapat ditimbulkan dari kondisi ini antara lain:

  • Perubahan bicara
  • Perubahan keseimbangan
  • Perubahan penglihatan

Sakit kepala baru atau tidak biasa. Jika kamu mengalami sakit kepala yang belum pernah dialami sebelumnya, maka kamu perlu sangat berhati-hati. Kamu harus segera mencari pertolongan medis jika sakit kepala yang dialami:

  • Tiba-tiba berubah dalam frekuensi, lokasi, atau tingkat keparahan
  • Memengaruhi penglihatan, kontrol otot, atau ucapan 
  • Menyebabkan kelemahan pada bagian tubuh mana pun
  • Semakin buruk dari waktu ke waktu
  • Disertai dengan perubahan kepribadian

Bagaimana pengobatan dan diagnosis sakit kepala?

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahayailustrasi diagnosis sakit kepala dengan MRI (flickr.com/Florida International University)

Mengutip dari Healthline, pengobatan sakit kepala biasanya dilakukan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Dokter dapat menyarankan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu sebagai pereda nyeri ataupun antibiotik untuk melawan virus.

Jika sudah parah, maka kamu perlu menemui ahli saraf untuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai sakit kepala yang kamu alami. Biasanya, kondisi ini akan dilakukan pemeriksaan seperti:

  • Riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik
  • Tes mata
  • Pemeriksaan telinga
  • Tes darah
  • Tes cairan tulang belakang
  • CT scan
  • Pemindaian MRI
  • EEG (tes gelombang otak)

Kapan harus periksa ke dokter?

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Inilah Jenis yang Berbahayailustrasi periksa ke dokter (pexels.com/Ron Lach)

Dilansir WebMD, kamu harus segera periksa ke dokter jika mengalami beberapa gejala seperti:

  • Lemah, pusing, tiba-tiba kehilangan keseimbangan atau jatuh, mati rasa atau kesemutan, atau tidak bisa menggerakkan tubuh
  • Kesulitan berbicara, kebingungan, kejang, perubahan kepribadian, atau perilaku yang tidak wajar
  • Penglihatan kabur, penglihatan ganda, atau titik buta
  • Demam, sesak napas, leher kaku, atau ruam
  • Sakit kepala yang mengganggu tidur pada malam hari
  • Mual dan muntah yang parah
  • Sakit kepala yang terjadi setelah cedera kepala atau kecelakaan
  • Jenis sakit kepala baru yang dimulai untuk pertama kalinya setelah usia 50 tahun
  • Mengalami sakit kepala yang dipicu oleh batuk, membungkuk, aktivitas seksual, atau aktivitas fisik intens lainnya
  • Memiliki riwayat sakit kepala tetapi menyadari adanya perubahan gejala atau pola serangan penyakit baru-baru ini

Itulah ulasan mengenai jenis sakit kepala yang berbahaya. Jika kamu mengalami gejala yang serupa, segeralah periksa ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan sampai terlambat, ya. Jika didiamkan, maka kondisi ini akan mengakibatkan hal yang lebih serius, bahkan sampai mengancam jiwa.

Baca Juga: Sakit Kepala Sebelah Kiri, Kira-kira Pertanda Apa Ya?

Topic:

  • Zumrotul Abidin

Berita Terkini Lainnya