Comscore Tracker

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa Tubuhmu

Hanya terjadi dalam waktu sangat singkat

World Health Organization (WHO) mencatat bahwa penyebab kematian tidak sengaja nomor tiga di dunia adalah tenggelam. Seperti terpeleset di kolam renang, kecelakaan laut, hingga terkena sapuan tsunami. Risiko kematian karena tenggelam sama besarnya.

Tapi, meninggal karena tenggelam tidak terjadi secar instan. Dikutip dari berbagai sumber, sebelum meninggal karena tenggelam, tubuh akan mengalami reaksi yang begitu menyiksa. Simak penjelasannya berikut.

1. Kaget

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa Tubuhmutake2show.com

Setelah tercebur ke air tanpa bisa berenang, otak akan segera merespons bahwa kamu dalam kondisi bahaya. Reaksi takut dan panik akan muncul secara spontan. Tak seperti di beberapa adegan film yang memperlihatkan korban teriak begitu tenggelam, kemungkinan kamu bersuara apalagi berteriak secara spontan justru sangat kecil.

Sebagai gantinya, kamu secara refleks akan berusaha untuk mencari posisi vertikal dengan kepala mendongak. Tanganmu pun akan tergerak ke atas atau bergerak secara acak untuk mencapai ke permukaan air selagi berusaha bernapas.

2. Menahan napas

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa Tubuhmumiller-ogorchock.com

Saat tak kunjung mendapat pertolongan dari orang lain, kamu akan merasakan fase ini. Air akan masuk ke dalam mulut dan menyebabkan epiglotis (katup napas) tertutup sebagai bentuk proteksi.

Namun, di sisi lain, akibat yang ditimbulkan justru membuatmu jadi sulit bernapas dan semakin susah untuk berteriak meminta bantuan. Asupan oksigen yang kurang pun pada akhirnya menjadikanmu hilang kesadaran.

3. Hilang kesadaran

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa Tubuhmuvideoblocks.com

Ini tahapan saat kamu tidak akan kuasa lagi untuk bergerak, Saat pernapasanmu terhenti, tubuh akan mulai tenggelam ke dasar perairan.

 Cepat atau lambatnya proses tenggelam ini pun dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti: berat badan, massa otot dan jumlah udara yang masih ada di dalam paru-paru.

Baca Juga: Riset Jenazah, Ini 13 Tahap yang Terjadi pada Tubuhmu Saat Meninggal!

4. Kejang

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa TubuhmuIlustrasi tenggelam/peoplesperspectivenews.co

Makin lama kamu masuk ke dasar perairan, oksigen yang mengalir ke otakmu akan turut menipis. Pada fase ini kamu akan mengalami konvulsi atau kejang.

Secara perlahan kulit tubuhmu akan berubah warna menjadi biru terutama di bagian bibir dan ujung kuku. Tubuhmu pun akan menjadi kaku. Tidak jarang, bagian mulut pun akan mengeluarkan busa.

5. Meninggal

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa Tubuhmubestlifeonline.com

Inilah puncak dari serangkaian proses yang terjadi pada tubuh ketika kamu tenggelam dan tidak terselamatkan. Begitu oksigen tidak lagi disuplai ke tubuh dan otak, maka metabolisme dan proses tubuh lainnya pun tidak lagi berfungsi.

Jantung pun tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya, baik menerima maupun mengirim oksigen. Karena itu, korban meninggal akibat tenggelam pun pada akhirnya akan meninggal karena serangan jantung ini.

6. Penjelasan tambahan: kesempatan hidup kurang dari sepuluh menit

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa Tubuhmuicytales.com

Kalau kamu bukan seorang penyelam atau individu yang terlatih secara khusus, perkiraan waktu yang kamu butuhkan untuk masih bisa bernapas dalam tahap awal hanya 30 sampai 60 detik. Lebih dari itu, kamu akan mulai bernapas dalam air dan percayalah, kondisi ini sangat susah dibendung.

Selepas itu, kamu akan mulai kehilangan kesadaran. Dalam kondisi tidak ada asupan oksigen ke jantung dan otak. Hanya dalam waktu kurang dari sepuluh menit (sekitar tujuh menit), besar kemungkinan kamu akan mencapai ambang kematian.

7. Kasus khusus: hipotermia memungkinkan tingkat keselamatan lebih tinggi

Sebelum Meninggal karena Tenggelam, 7 Tahap Ini akan Menyiksa Tubuhmusoundingsonline.com

Pada beberapa kasus, hipotermia justru bisa membantu meningkatkan harapan selamat. Ketika suhu tubuh menurun hingga di bawah 35 derajat celsius, secara otomatis metabolisme tubuh pun akan melambat. Akibatnya, kecepatan kematian sel yang disebabkan oleh kurangnya pasokan oksigen juga menurun, sehingga kemungkinan untuk selamat lebih tinggi.

Tenggelam kerap dianggap sebagai salah satu cara kematian yang sangat menyiksa. Karena itu, mengingat Indonesia adalah negara dengan kawasan perairan yang sangat luas dan risiko bencana alam banjir, gelombang pasang serta tsunami yang cukup tinggi, ada baiknya kamu membekali diri dengan kemampuan berenang. Di samping untuk menjaga kebugaran dan membentuk tubuh.

Baca Juga: 10 Manfaat Kesehatan yang Akan Kamu Peroleh dari Berenang Secara Rutin

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya