Comscore Tracker

Heboh di Madiun, Ini Dampak pada Tubuh Usai Konsumsi Daging Tikus

Waduh, mending ga usah deh

Seorang warganet asal Madiun, Jawa Timur membuat heboh jagad maya setelah benda yang diduga kaki tikus di dalam bakso yang dimakannya. Video ini pun menjadi viral dalam beberapa hari terakhir. Setelah diselidiki, bakso tersebut ternyata berasal dari Nganjuk.

Meski bukan yang pertama, kejadian ini tetap dianggap menjijikkan oleh banyak orang. Selain karena bentuknya, tikus juga dianggap sebagai hewan kotor karena identik dengan tempat jorok seperti selokan. Belum lagi, hewan ini merupakan omnivora alias pemakan segalanya.

Lantas apa yang akan terjadi jika kita makan daging tikus? Ternyata ada sejumlah penyakit yang bisa disebabkannya. Simak penjelasannya berikut ini!

1. Leptospirosis

Heboh di Madiun, Ini Dampak pada Tubuh Usai Konsumsi Daging Tikuswebsite-files.com

Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang bisa menular dari tikus ke manusia. Kita akan terserang penyakit ini ketika kita makan daging tikus, makanan yang terkontaminasi, atau kontak langsung dengan urine tikus, walaupun dalam jumlah kecil sekalipun. 

Pada umumnya gejala baru muncul setelah lima hingga 14 hari setelah infeksi terjadi. Gejala tersebut meliputi demam, batuk, diare, sakit kepala, ruam, dan iritasi pada mata. 

Dilansir dari Medical News Today, pada umumnya pasien akan sembuh dengan sendirinya setelah seminggu. Namun ada sepuluh persen dari mereka justru mengalami leptospirosis yang parah. Jika itu terjadi, artinya bakteri sudah masuk ke hati, ginjal, atau bahkan jantung.

2. Hantavirus

Heboh di Madiun, Ini Dampak pada Tubuh Usai Konsumsi Daging Tikuscdc.gov

Hantavirus merupakan penyakit berikutnya yang disebabkan oleh tikus. Gejalanya menyerupai flu tapi terjadi dalam waktu yang lama, yaitu lebih dari sepuluh hari. Manusia bisa mendapatkannya melalui makanan yang terkontaminasi daging atau urine tikus. Virus juga bisa menyebar melalui udara. 

Hantavirus dapat menjadi komplikasi yang serius, bahkan bisa menyebabkan kematian. Jika sudah menginfeksi tubuh, virus dapat mengisi paru-paru dengan cairan sehingga kita sulit bernapas.

Selanjutnya, tekanan darah pun menurun dan organ pun rusak, terutama jantung. Dilansir dari Mayo Clinic, tingkat kematian penyakit ini bisa mencapai 30 persen.

Baca Juga: Tiba-tiba Sering Mimisan? Mungkin 6 Penyakit Ini Penyebabnya

3. Demam gigitan tikus

Heboh di Madiun, Ini Dampak pada Tubuh Usai Konsumsi Daging Tikusamazonaws.com

Demam gigitan tikus atau rat-bite fever tidak selalu menginfeksi karena gigitan. Konsumsi makanan yang terkontaminasi oleh daging atau kotorannya pun juga bisa menyebabkan penyakit ini. 

Gejalanya meliputi demam, muntah, sakit kepala, nyeri sendi, pembengkakan sendi, dan ruam. Kondisi tersebut akan mulai muncul setelah tiga hari setelah infeksi. Namun ruam baru akan muncul setelah empat hari dan biasanya berpusat di tangan dan kaki. 

Walaupun tergolong jarang, para ahli mengatakan bahwa demam gigitan tikus bisa menyebabkan akibat yang fatal. Beberapa komplikasi yang bisa disebabkannya adalah abses, infeksi hati, ginjal, paru-paru, otak, sistem saraf, dan jantung.

4. Listeriosis

Heboh di Madiun, Ini Dampak pada Tubuh Usai Konsumsi Daging Tikusomnishieldpest.com

Tikus banyak membawa bibit penyakit, salah satunya adalah bakteri bernama Listeria monocytogenes. Bakteri tersebut dapat sampai ke tubuh manusia melalui makanan yang terkontaminasi daging atau kotoran tikus. 

Orang yang paling rentang mengalaminya adalah wanita hamil, orang tua, dan bayi yang baru saja lahir. Gejala listeriosis meliputi demam, sakit pada persendian, mual, diare, sakit kepala, kehilangan keseimbangan, hingga kesulitan bernapas. 

Penyakit ini tergolong cukup serius. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), infeksi bisa sembuh setelah pasien menjalani perawatan rumah sakit selama lima hari. Namun penyakit ini bisa memicu infeksi darah dan meningitis.

5. Salmonellosis

Heboh di Madiun, Ini Dampak pada Tubuh Usai Konsumsi Daging Tikusabcnews.com

Tikus juga membawa bakteri Salmonella yang berbahaya untuk kesehatan. Pada umumnya, penyakit ini ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi kotoran tikus. Gejalanya meliputi diare, penurunan berat badan, kram perut, muntah, mual, hingga munculnya darah pada kotoran. 

Gejala tersebut biasanya bertahan selama dua hingga tujuh hari, setelah itu pasien akan sembuh. Namun pada sebagian kasus, mereka akan terkena tipus dan harus dirawat di rumah sakit.

Seram juga ya, dampak dari makan daging tikus. Oleh karena itu, lebih berhati-hati ya, dalam memilih makanan. Semoga kamu terhindar darinya!

Baca Juga: Baksonya Diduga Mengandung Daging Tikus, Penjual Mengaku Tak Tahu

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya