Comscore Tracker

Pemprov Sebut Harga Cabai Mulai Turun karena Petani Mulai Panen Raya

Pantauan IDN Times sebaliknya, harga cabai kembali naik

Surabaya, IDN Times - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Timur (Jatim)., Drajat Irawan memastikan bahwa harga komoditas cabai mulai bergerak turun. Cabai rawit yang sempat tembus Rp120 ribu per kilogram kini sudah turun menjadi Rp60 ribu per kilogram.

1. Cabai rawit Rp61 ribu, cabai besar Rp49 ribu dan cabai keriting Rp46 ribu

Pemprov Sebut Harga Cabai Mulai Turun karena Petani Mulai Panen RayaANTARA FOTO/Ampelsa

Berdasarkan data Sistem Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jatim, harga rata-rata cabai rawit Rp61.568 per kilogram, Rabu (14/4/2021). Harga rata-rata tertinggi di Lumajang, Surabaya, Sumenep, yakni Rp70 ribu. Sedangkan terendah Blitar dan Bojonegoro, Rp50 ribu.

Kemudian harga rata-rata cabai besar, Rp49.924 per kilogram. Tertinggi Rp56 ribu di Pacitan dan terendah Rp40 ribu di Bojonegoro. Harga rata-rata cabai keriting Rp46.571 per kilogram. Tertinggi di Malang sebesar Rp54 ribu dan terendah di Tuban sebesar Rp35 ribu.

Baca Juga: Viral Cabai Diduga Dicat, Polresta Banyuwangi Turun Tangan

2. Mulai turun karena sebagian petani panen raya

Pemprov Sebut Harga Cabai Mulai Turun karena Petani Mulai Panen RayaCabai rawit (IDN Times/Umi Kalsum)

Mulai turunnya harga-harga cabai di sejumlah daerah dipengaruhi oleh hulunya. Drajat menyampaikan kalau banyak petani cabai, terutama cabai rawit yang sudah memasuki musim panen, seperti di Bojonegoro dan Blitar.

"Cabai rawit sudah ada pergerakan karena di sentra produksi baik di Kediri, Blitar, Malang, Bojonegoro sebagian sudah mulai panen raya," ujarnya.

3. Harga cabai berdasarkan suplai

Pemprov Sebut Harga Cabai Mulai Turun karena Petani Mulai Panen RayaIlustrasi Cabai Rawit. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Meski sudah di kisaran Rp60 ribu, harga cabai rawit rupanya masih dianggap tinggi oleh pembeli. Disperindag ternyata tidak bisa memberi batasan. Alasannya bahwa cabai tidak masuk harga bahan pokok.

"Cabai rawit tidak diatur Perpres harga bahan pokok. Jadi tergantung suplai. Kalau telur, ayam, daging diatur," tegasnya.

Apa yang disampaikan oleh Drajat ternyata berbeda dengan kondisi di lapangan. Pantauan IDN Times di pasar Kosagra, Rungkut Surabaya menunjukkan harga cabai kembali naik. Cabai rawit yang dua hari lalu berada di kisaran Rp60 ribu per kilogram kembali naik menjadi Rp100 ribu per kilogram.

Baca Juga: Dua Pekan Jelang Ramadan, Harga Cabai Berangsur Turun 

Topic:

  • Ardiansyah Fajar
  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya