Comscore Tracker

4 Cara Ini Bisa Bikin Mobilmu Lebih Ramah Lingkungan

Yuk, ikut berkontribusi menjaga alam

Jakarta, IDN Times - Setiap tahun jumlah kendaraan di Indonesia terus bertambah. Tentu ada konsekuensi dari pertumbuhan kendaraan tersebut.

Berdasar data Inventarisasi Emisi DKI Jakarta, transportasi menjadi penyumbang emisi Gas Rumah Kaca (GRK) terbesar di ibu kota pada 2019. Climate Watch juga mengeluarkan data serupa. Pada 2016 sektor transportasi jadi penyumbang emisi GRK terbesar di dunia.

Untuk menjawab isu tersebut, beberapa perusahaan otomotif lantas memproduksi mobil-mobil elektrik dan hybrid. Namun harus diakui juga, pasar dua jenis mobil itu belum merata. Selain itu, harganya masih lebih mahal dibanding dengan mobil yang menggunakan bahan bakar minyak.

Tapi, kita juga bisa turut berkontribusi mengurangi emisi GRK meski mobil kita masih menggunakan bahan bakar konvensional. Ini 4 cara agar mobilmu bisa lebih ramah lingkungan.

1. Rutin mengganti filter udara

4 Cara Ini Bisa Bikin Mobilmu Lebih Ramah Lingkunganallstate.com

Filter udara pada mobil berguna untuk menyaring partikel atau kotoran dalam ukuran kecil agar tidak masuk ke saluran knalpot mobil. Ketika kondisi penyaring udara ini terabaikan, maka partikel dan kotoran kecil tadi akan masuk ke dalam saluran knalpot dan ikut terempaskan ke atmosfer. 

Mengutip Champion Auto Parts, disarankan untuk mengganti filter udara setidaknya setiap 19.000 hingga 24.000 km. Namun, interval ini bisa dikurangi ketika mobil banyak dipakai berkendara di kondisi yang berdebu. 

Mengganti filter udara biasanya tidak memeras terlalu banyak biaya. Bahkan jika kamu punya waktu luang, kamu bisa menggantinya secara mandiri dengan bantuan tutorial di YouTube untuk lebih menghemat biaya dan waktu ke bengkel. 

Baca Juga: Mobil-mobil Keluarga Ini Harga Bekasnya Kurang dari Rp100 Juta

2. Cek penutup tangki bahan bakar

4 Cara Ini Bisa Bikin Mobilmu Lebih Ramah Lingkunganautomatedmarketinggroup.com

Penutup tangki bahan bakar tidak hanya berguna untuk mencegah bahan bakar di dalam tangki tercecer dan terbuang percuma. Tugasnya juga berguna untuk mencegah lebih banyak emisi yang dikeluarkan mobil. 

Saat ada kerusakan pada penutup tangki bahan bakar, uap gas dari bahan bakar  akan menyusup keluar dan meningkatkan emisi yang dihasilkan mobil. 

Lebih jauh lagi, penutup tangki bahan bakar yang tidak optimal dapat dapat menyebabkan kebocoran dan masalah lainnya. Penyebabnya adalah kenaikan tekanan udara di dalam tangki karena tekanan udara tidak dapat diseimbangkan. 

3. Jagalah bobot mobil agar tetap ringan

4 Cara Ini Bisa Bikin Mobilmu Lebih Ramah Lingkunganyourmechanic.com

Tinggalkan barang-barang yang tidak perlu, khususnya yang berbobot berat, agar tidak memberatkan mobil. Semakin besar bobot yang dibebankan pada mobil, semakin besar pula tenaga yang dibutuhkan mobil untuk bergerak. Pada gilirannya, mobil pun perlu mengerahkan lebih banyak bahan bakar. 

Cara lain yang bisa dilakukan untuk meringankan pergerakan mobil, adalah mengisi angin ban hingga sesuai dengan ketentuannya. Dengan demikian, ban mobil akan lebih mudah berguling dan mobil pun tidak perlu bekerja terlalu keras untuk bergerak.

4. Coba pakai oli sintetis

4 Cara Ini Bisa Bikin Mobilmu Lebih Ramah Lingkungangroupon.com

Saat ini, penggunaan oli sintetis dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan oli konvensional. Tingkat volatilitas oli sintetis yang rendah membuatnya tidak mudah menguap dari knalpot. 

Penggunaan oli sintetis pada mobil juga dapat meningkatkan daya kuda dengan bahan bakar terbuang yang minim. Oli sintetis diketahui lebih tahan lama dibandingkan oli konvensional. 

Oli sintetis konon dikatakan bisa bertahan hingga 32.000 km dibandingkan oli konvensional yang ketahanannya berada di kisaran 4.000 km hingga 11.000 km. Semakin kecil frekuensi penggantian oli, semakin kecil juga limbah yang terbuang dari penggantian oli.  

Baca Juga: Hindari Jeroan Mesin Ambrol! 3 Cara Mudah Mengecek Kondisi Oli Mobil 

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya